Dosen Biokimia FK-KMK UGM Raih Dua Penghargaan di University of Illinois Urbana-Champaign

Abrory Agus Cahya Pramana, dosen Departemen Biokimia dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada, kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan dalam forum akademik yang diselenggarakan di University of Illinois Urbana-Champaign, Amerika Serikat.

Pada ajang 9th International Symposium on Food Security yang dilaksanakan oleh College of Agricultural, Consumer & Environmental Sciences (ACES), yang mempertemukan peneliti dan mahasiswa pascasarjana, Abrory Agus Cahya Pramana berhasil meraih penghargaan sebagai Graduate Student Lightning Talk Winner. Dalam presentasinya yang berjudul “Indonesian Microalgae, Gut Health, and a New Vision for International Food Security”, ia menyampaikan gagasan inovatif mengenai potensi mikroalga Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan global melalui pendekatan kesehatan usus (gut health). Topik ini menyoroti pentingnya integrasi antara sumber daya hayati lokal dan pendekatan ilmiah modern dalam menjawab tantangan pangan dunia.

 

 

Selain itu, pada kegiatan 2026 Nutrition Symposium yang dilaksanakan oleh Nutrition Student Graduate Student Association, ia juga meraih penghargaan Best Student Poster Presentation. Poster yang dipresentasikan berjudul “Gut Metabolites Indole-3-Carboxaldehyde (ICA) Upregulates p27 Protein Level: An In Vitro Study Using Colon Cancer Cell Line”. Penelitian ini mengkaji peran metabolit usus, khususnya indole-3-carboxaldehyde (ICA), dalam regulasi protein p27 yang berperan dalam pengendalian siklus sel, menggunakan model sel kanker kolon secara in vitro. Temuan ini membuka peluang pengembangan pendekatan berbasis metabolit yang dihasilkan di dalam usus, terutamanya, mikrobiota usus, dalam strategi pencegahan maupun terapi kanker kolon.

Prestasi ini mencerminkan komitmen akademisi Universitas Gadjah Mada dalam menghasilkan penelitian yang unggul dan berdaya saing secara global. Selain itu, capaian ini juga memperkuat kontribusi UGM dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang biokimia, nutrisi, dan ketahanan pangan, melalui sivitas akademika.

Diharapkan, prestasi yang dicapai oleh dosen Biokimia FK-KMK, UGM, ini dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika UGM untuk terus meningkatkan kualitas riset serta memperluas kolaborasi internasional dalam menjawab berbagai tantangan global di bidang kesehatan dan pangan.

Prestasi ini juga selaras dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas tercermin dari penguatan kapasitas dosen melalui pembelajaran internasional yang berbasis pengalaman klinis. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi global dan jejaring profesional dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan.

Berita Terkait