,

Pemeriksaan Kesehatan dan Penyuluhan Pemasaran Serbuk Kunyit Asam Merek “Boemi Tanjung” dan Penyempurnaan Formulasi Permen Jeli oleh Warga Dusun Tanjung, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta

 

 

Yogyakarta, Juli 2023 –  Jamu kunyit asam memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, namun sediaan tradisional memiliki banyak keterbatasan di antaranya kurangnya stabilitas, tidak praktis, bau dan rasa serta bentuk sediaan yang kurang menarik untuk anak-anak. Pengabdian masyarakat yang dilakukan pada tahun pertama (2022) dengan skema yang sama bertujuan untuk melakukan pelatihan pembuatan serbuk dan permen jeli kunyit asam. Pada akhir pengabdian tahun pertama, dibentuk unit usaha dengan nama “Boemi Tanjung” yang beranggotakan ibu-ibu PKK Dusun Tanjung.  Meskipun demikian, pada pengabdian tersebut masih belum ditemukan formulasi permen jeli kunyit asam yang layak untuk dipasarkan. Selain itu, pada tahun tersebut merupakan tahap rintisan, sehingga lebih berfokus pada pengadaan alat serta pelatihan pembuatan serbuk dan permen jeli kunyit asam, sehingga pemasaran produk masih belum dilakukan. Oleh karena itu, perlu dilakukan formulasi ulang permen jeli serta pemasaran produknya beserta serbuk kunyit asam.

 

Penyuluhan oleh Drs. Agus Sulistyana, M.M. (Kadin KUKM-PP Bantul)

Pemeriksaan kesehatan

 

 

 

 

 

 

 

 

Meski sudah dinyatakan selesai, pandemi COVID-19 membawa banyak perubahan pada lini masyarakat. Salah satunya adalah terbentuknya kelompok relawan secara swadaya yang awalnya ditujukan untuk membantu penanganan COVID-19 di Dusun Tanjung, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sejauh ini, kegiatan kelompok relawan lebih bersifat non-profit, sehingga anggota bergantung pada dana swadaya untuk beroperasi. Pada tahun kedua ini, mitra yang dilibatkan dalam pengabdian diperluas, yaitu dengan menambahkan kelompok relawan Dusun Tanjung. Diharapkan dengan melibatkan pihak yang lebih luas, produksi dan pemasaran permen jeli dan serbuk kunyit asam dapat dilakukan secara mandiri. Selain itu, adanya pemasukan dari usaha ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahtaraan ekonomi para ibu-ibu PKK maupun anggota kelompok relawan Dusun Tanjung yang menjadi sasaran pengabdian. Program pengabdian tahun kedua ini diketuai oleh Dr. Ngadikun, M.Biomed (Departemen Biokimia), dan beranggotakan Dr. Pramudji Hastuti, Apt, MS (Departemen Biokimia), serta Dr.rer.nat. apt. Arko Jatmiko Wicaksono, M.Sc. (Departemen Farmakologi). Untuk mengawali rangkaian kegiatan pengabdian, dilakukan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan mengenai pemasaran produk.

 

Penyampaian materi oleh Dwi Karti Handayani, M.M (pemilik Wedangdenayu)

Pemaparan oleh Prof. Dr. Dra. Sunarti, M.Kes. (Guru Besar Biokimia FK-KMK UGM)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemeriksaan dan penyuluhan ini diselenggarakan pada hari Minggu, 25 Juni 2023 pada jam 08:00-13:00 dan bertempat di Pendopo Tejo, Tanjung, Bangunharjo, Sewon, Bantul, DIY. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan yang dibantu oleh 5 staf tendik dari Departemen Biokimia serta 1 dokter umum yang merupakan mahasiswi magister biomedik FK-KMK UGM. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat sasaran pengabdian, meliputi indeks massa tubuh, kolesterol, glukosa, dan tekanan darah. Setelah itu, dilakukan penyuluhan yang berfokus pada pemasaran dengan pembicara pertama Drs. Agus Sulistyana, M.M. (Kadin KUKM-PP Bantul). Pada kesempatan tersebut beliau menjelaskan mengenai prosedur pengurusan legalitas usaha pada tingkatan kabupaten Bantul serta beberapa fasilitas yang dapat dimanfaatkan. Setelah itu, pelaku usaha yaitu Dwi Karti Handayani, M.M. (pemilik Wedangdenayu) menyampaikan mengenai bagaimana perjalanan beliau merintis usahanya hingga sekarang sudah mampu menembus pasar internasional. Penyuluhan diakhiri dengan penyampaian oleh Prof. Dr. Dra. Sunarti, M.Kes. (Guru Besar Biokimia FK-KMK UGM) yang berbagi pengalaman mengenai perjalanan produk Serati yang beliau kembangkan dengan melibatkan peran universitas. Acara pemeriksaan kesehatan diikuti oleh total 26 peserta dari kelompok ibu-ibu PKK serta kelompok relawan Dusun Tanjung. (NG)